Dampak Buruk Kabut Asap Bagi Kesehatan

Ilustrasi kabut asap
Ilustrasi kabut asap

Salah satu bencana yang sering terjadi di sebagian wilayah ataupun daerah kita adalah kabut asap. Kabut asap sudah menandakan bahwa polusi udara sudah tidak baik.

Ada banyak hal yang memicu munculnya kabut asap di setiap wilayah terutama dikota besar adalah, asap kendaraan dan industri. Namun kabut asap yang menimpa sumatera dan daerah lainnya adalah pembakaran hutan. Kabut asap merupakan polusi yang dihasilkan dari gas dan partikel yang bereaksi dengan sinar matahari. Partikel yang terdapat dalam kabut asap itu sendiri adalah seperti debu, serbuk sari dan pasir.

Ada beberapa efek buruk bagi kesehatan yang disebabkan oleh kabut asap yaitu:

Menggaggu jarak pandang penglihatan

Kabut asap yang tebal memberikan efek buruk penglihatan, terutama yang mengendarai kendaraan.

Batuk dan iritasi tenggoroan

Jika terkena paparan asap seseorang dapat mengalami batuk dan iritasi tenggorakan. Keluhan seperti ini dapat berlangsung beberapa jam, namun efek bagi pernapasan manusia bisa berlangusung lama.

Memperburuk gejala penyakit paru-paru

Bagi seseorang yang mengalami penyakit paru-paru, jika menghirup kabut asap jelas semakin parah. Dikarenakan, kabut asap mengandung zat iriatif yang dapat membuat paru-paru meradang.

Beresiko terkena kanker paru-paru

Seseorang yang terpapar kabut asap dalam waktu yang lama maka, orang tersebut lebih tinggi resiko mengalami kanker paru-paru, sekalipun dia bukanlah perokok, dikarenkan kabut asap banyak mengandung partikel penyebab kanker (karsinogen)

Efek pada kulit

Kabut asap tidak hanya menimbulkan gangguan pada organ dalam manusia, namun juga memiliki efek yang merusak kulit dengan cara iritasi dan peradangan pada jaringan kulit.

Susah bernapas dan kerusakan pada paru-paru

Tingginya konsentrasi asap di udara membuat kita sulit bernapas dan dapat merusak paru-paru. Hal ini menimpa mereka yang selalu beraktivitas diluar ruangan atau tempat terbuka. Menghirup udara yang tidak baik seperti kabut asap akan menyebabkan resiko kematian akibat penyakit paru-paru terutama bagi anak-anak, penyakit kronis, dan kanker paru-paru.

Efek pada jantung

partikel-partikel yang ada dalam kabut asap berisiko menginfiltrasi aliran darah manusia sehingga dapat berakibat buruk bagi jantung. Hal ini terjadi karena partikel dalam kabut asap biasanya sangat kecil, yaitu kurang dari 10 mikrometer. Makin kecil ukuran partikel, maka makin besar risiko yang bisa ditimbulkan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa paparan kabut asap dalam jangka panjang berkaitan erat dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner dan penumpukan plak pada pembuluh darah. Hal ini diduga berkaitan dengan proses peradangan yang muncul karena paparan partikel di dalam kabut asap.

Kesimpulan

Perlu diketahui bahwa efek buruk kabut asap ini berbeda-beda bagi setiap individu. Bayi, anak-anak, dan manula adalah kelompok yang rentan tehadap efek kabut asap. Untuk itu batasilah untuk beraktivitas ditempat terbuka, dan kita yang sering keluar rumahpun usahakan untuk menggunakan masker mulut guna mencegah segala penyakit yang disebabkan oleh udara-udara yang tidak baik bagi kesehatan (kabut asap).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *